FILOSOFI PENDIDIKAN

Prinsip dasar filosofi pendidikan akuntansi pada Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin berakar pada keyakinan bahwa Akuntansi adalah media pertanggungjawaban/akuntabilitas. Akuntansi tidak hanya dianggap mewakili akuntabilitas antara pihak-pihak yang saling terkait dalam konteks bisnis dan ekonomi tetapi juga untuk mencerminkan akuntabilitas dalam manajemen dan penggunaan sumber daya. Berdasarkan prinsip ini, Prodi Akuntansi FEB UNHAS merumuskan filosofi pendidikannya yaitu untuk Membangun Karakter Bertanggung Jawab Seorang Akuntan. Oleh karena itu, seorang akuntan, sebagai output dari pendidikan akuntansi yang memberikan informasi akuntansi dalam berbagai fungsinya, harus menyadari arti sebenarnya dari pertanggungjawaban dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, profesi, lingkungan, dan Tuhan. Menyadari peran ini, seorang akuntan harus memiliki karakter yang kuat pada aspek kecerdasan terintegrasi antara kognitif dan afeksi yang tercermin dalam kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Ketiga komponen kecerdasan ini dimanifestasikan dalam “Insan Cendekia Berkarakter” sebagaimana dinyatakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang UNHAS tahun 2030.

Untuk mendukung filosofi pendidikan tersebut, Prodi Akuntansi FEB UNHAS menawarkan suasana akademik yang mencerdaskan secara intelektual, emosional dan spiritual dalam proses belajar mengajar untuk menghasilkan akuntan yang bertanggung jawab pada diri, profesi, lingkungan, dan Tuhan. Suasana akademik juga membutuhkan peran staf akademik sebagai inspirator, motivator, dan panutan. Untuk mencapai aspirasi “Akuntansi sebagai Media Pertanggungjawaban”, kemandirian akuntan yang bertanggung jawab diperlukan. Oleh karena itu, proses belajar mengajar akan lebih cocok untuk disampaikan menggunakan metode Student-Centered Learning (SCL) yang berfokus pada studi kasus / proyek yang mengintegrasikan intelektual, emosional, dan spiritual.

Open chat
1
Chat me
Powered by